M faiq b.U Selalu perbaiki langkah...

Kerajinan Berbasis Media Campuran

3 min read

kerajinan berbasis media campuran – Kerajinan tangan biasanya menggunakan satu bahan dasar tertentu dalam proses pembuatannya. Ini membuat orang menyebut kerajinan tersebut dengan nama bahannya.

Misalnya kerajinan tanah liat, kerajinan kayu, dan sebagainya. Padahal, tidak semua kerajinan menggunakan satu bahan.

Ada beberapa jenis kerajinan berbasis media campuran yang  terdiri dari berbagai bahan tambahan.

Apa Sih Kerajinan Berbasis Media Campuran Itu?

Kerajinan berbasis media campuran
Sumber: jendelabaru.com

Sesuai sebutannya, kerajinan media campuran ini menggunakan bahan yang sangat beragam. Hal ini dilakukan demi menambah nilai seni dan mendukung terciptanya karya yang kreatif.

Hampir semua bahan dasar kerajinan bisa dicampur dengan media lain untuk menghasilkan karya menarik.

Beberapa contoh bahan yang biasa dicampur adalah plastik, tanah liat, kayu, batu, logam, keramik, dan tanah liat.

Namun, dalam menggunakan media campuran harus pandai memilih bahan yang bisa dikaitkan dengan campurannya.

Misalnya memilih bahan kayu yang mudah dikaitkan dengan logam, atau memilih bahan plastik dan kain yang bisa direkatkan menggunakan lem.

Berbagai Kerajinan Berbasis Media Campuran

Jenis kerajinan media campuran
Sumber: jendelabaru.com

Ada banyak jenis kerajinan yang bisa dibentuk menggunakan media campuran sebagai tambahan dari bahan dasar yang digunakan.

Bahkan dengan media campur ini, karya kerajinan yang awalnya biasa bisa terlihat lebih menarik. Berikut beberapa list kerajinan yang bisa dijadikan ide untuk diterapkan di rumah.

1. Kalung

Biasanya kalung anak-anak menggunakan manik-manik dengan bahan tambahan tali sebagai pengaitnya. Desain ini tentu sudah biasa dan terlihat monoton.

Demi menciptakan kalung yang kreatif dengan media campuran, Anda bisa menggunakan bahan campuran batu atau kerang.

Bahan campuran lainnya bisa menggunakan pecahan batok kelapa yang dihaluskan dan dibentuk sesuai kreativitas.

Bahan ini jauh lebih mudah ditemukan daripada mencari batu unik ataupun kerang dengan motif tertentu.

2. Patung

Secara umum, patung biasa dipahat dari batu berukuran besar atau dibentuk menggunakan tanah liat.

Dengan menggunakan media campuran, kerajinan patung bisa memadukan bahan utama batu dan dicampur dengan kayu.

Ini sangat membantu menghemat bahan jika salah satu jumlahnya terbatas.

Misalnya pahatan kayu sebagai alas utama dari patung yang akan dipajang.

Sementara di atasnya menggunakan patung pahatan kayu yang berbentuk hewan atau wajah manusia.

Kerajinan campuran ini tentu terlihat lebih elegan dibandingkan hanya menggunakan bahan kayu saja. 

3. Terompah

Semua orang tahu bahwa terompah menggunakan bahan utama kayu sebagai ciri khasnya yang membedakan dengan sandal lain.

Agar tampilannya lebih menarik, desain terompah ini bisa dipadukan dengan bahan karet atau kain sebagai selop penutupnya.

Sementara pada karet penutup juga bisa dihias kembali dengan campuran bahan manik-manik.

Ini membantu penggunaan terompah yang lebih ringan dan bernilai estetika tinggi. Kerajinan berbasis media campuran berupa terompah ini termasuk karya seni terapan yang bisa digunakan adalah aktivitas sehari-hari.

4. Ontel Kayu

Pembuatan ontel kayu memang jauh lebih rumit dibandingkan sepeda ontel pada umumnya. Tetapi jika telaten membuatnya, karya seni ini bisa memiliki nilai jual yang sangat tinggi.

Bahan utama ontel menggunakan kayu yang sudah dihaluskan dan dicat.

Sedangkan campurannya tentu menggunakan bahan karet untuk ban dan spons berlapis kain untuk tempat duduknya.

Dengan begitu, ontel bisa digunakan dengan nyaman tanpa khawatir sakit saat diaplikasikan. 

5. Vas Bunga

Selain tanah liat, vas bunga sering menggunakan bahan dasar keramik untuk menunjang tampilannya yang lebih menarik dan mulus pada permukaannya.

Sayangnya, desain ini terlalu monoton dan sangat umum di kalangan masyarakat.

Dengan menggunakan media campuran, maka vas tersebut bisa terlihat lebih kreatif. Caranya dengan mencampurkan bahan keramik dengan rotan di sekelilingnya.

Rotan yang digunakan tentu sudah berbentuk anyaman dan didesain melingkari permukaan vas bunga. 

6. Tas Anyaman

Walaupun tas anyaman didominasi dengan bahan rotan atau plastik yang bisa dianyam, namun tas jenis ini juga termasuk dalam kerajinan yang menggunakan media campuran.

Banyak yang tidak mengetahui bahwa bagian dalam tas selalu dilapisi kain agar benda yang dimasukkan di dalamnya tidak bersentuhan langsung dengan bahan anyaman.

Anyaman yang dibuat bisa berasal dari rotan ataupun bambu. Sementara untuk memperhalus permukaannya bisa dilapisi lagi dengan pewarna kayu.

Dalam sebuah tas anyaman bisa terdapat 2 sampai 3 media campuran, seperti bambu, kain, hingga logam untuk penutupnya. 

7. Rumah Keong

Jika sering membeli mainan anak-anak di pinggir jalan, ada salah satu contoh kerajinan berbasis media campuran yang sangat mudah dicoba yakni rumah keong.

Bahan yang digunakan menggunakan campuran spons dan gabus.

Spons bisa dibentuk berwarna-warni menyerupai interior dalam rumah, seperti tangga dan kursi.

Sementara untuk penyangganya menggunakan gabus yang ringan. Jika jenis rumah bertingkat, tiang penyangganya bisa menggunakan bahan karet yang lebih kuat menyangga rumah keong. 

8. Gantungan Kunci

Gantungan kunci adalah salah satu contoh kerajinan yang bisa memadukan berbagai macam bahan untuk menambah kreasinya.

Bahan dasar yang paling banyak digunakan untuk membuat gantungan kunci adalah kayu yang dipadukan dengan logam dan pewarna.

Ada juga yang menggunakan bahan dasar kain flanel, dan dikaitkan dengan logam gantungan kunci.

Bahkan manik-manik, plastik, flanel, dan logam bisa dipadukan sekaligus untuk menghasilkan gantungan kunci yang lebih variatif.

9. Bingkai Foto

Bahan dan media campuran yang paling sering digunakan untuk membuat  bingkai foto adalah kardus, kerang, dan logam.

Proses pembuatannya biasanya kardus dipotong sesuai ukuran, lalu dibalurkan lem untuk menempel kerang.

Bingkai kerang ini biasa dibuat oleh pengrajin yang tinggal di sekitar pantai dengan jumlah kerang melimpah.

Sementara itu, untuk bingkai foto yang biasa dijual di tempat mencetak foto menggunakan media campuran logam sebagai bingkainya.

Namun logam yang dipilih cukup ringan agar mudah dibawa dan dipindah.

Sedangkan penahannya menggunakan bahan kayu yang keras agar foto di dalamnya tidak mudah jatuh melalui celah bingkai.

Bingkai foto ini memang cocok sebagai hiasan dinding di kamar atau ruang tamu kamu.

10. Jepit Rambut dan Bros

Bentuk jepit rambut dan bros memiliki kemiripan dari bahan campuran yang digunakan. Untuk membuat jepit, bahan dasar pengaitnya bisa menggunakan karet ataupun logam.

Kemudian bagian penghiasnya menggunakan kain flanel yang direkatkan dengan lem.

Sementara pada bros, pengaitnya lebih bersifat sederhana karena menggunakan bahan pengait peniti yang terbuat dari logam.

11. Tirai Hias

Tirai hias terbuat dari bahan kerang ataupun batu yang dipilih dari jenis yang menarik dan memiliki permukaan halus.

Tirai jenis ini bisa dijadikan sebagai penutup kamar ataupun partisi dalam sebuah ruangan.

Bahan campuran yang wajib ada dalam tirai dari batu dan kerang ini bisa menggunakan benang yang kuat.

Bahan dasarnya selanjutnya bisa langsung disusun dalam benang tersebut untuk dipasang seukuran kamar. 

Selain beberapa list di atas, masih banyak contoh kerajinan berbasis media campuran yang bisa dibuat.

Semakin kreatif dan tinggi daya imajinasi kamu, tentu semakin banyak bahan campuran lainnya yang bisa digunakan untuk melengkapi kerajinan yang dibuat.

Jika bisa membuatnya dengan rapi, kerajinan dari bahan campuran ini bisa memiliki nilai ekonomis yang sangat menguntungkan. 

M faiq b.U Selalu perbaiki langkah...

Tinggalkan Balasan